Surya Jadi Sumber
Energi Terbesar yang Potensial Dikembangkan di NTB
PLTS cocok dikembangkan di NTB karena selain potensi
yang besar, radiasi matahari di sana paling konstan sepanjang tahun.
Matahari menjadi sumber energi terbesar yang paling
potensial dikembangkan di Nusa Tenggara Barat (NTB). Ini merupakan hasil kajian
perusahaan konsultan dan penelitian di bidang energi dan perubahan iklim asal
Denmark Ea Energy Analyses.
Dalam kajian itu, matahari di NTB bisa dimanfaatkan
menjadi sumber energi melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Potensi
listrik yang bisa dihasilkan dari pembangkit berbasis tenaga matahari itu bisa
mencapai 903 Mega Watt (MW).
Listrik yang bisa dihasilkan PLTS itu mengalahkan
beberapa sumber energi lainnya di NTB. Pembangkit Listrik Tenaga Bayu atau
Angin (PLTB) hanya bisa menghasilkan 431 MW. Kemudian, Pembangkit Listrik
Tenaga Panas Bumi (PLTP) dan Arus Laut (PLTAL) masing-masing hanya bisa
menghasilkan 100 MW.
Sumber energi lainnya yang bisa dimanfaatkan adalah
Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) sebesar 81 MW. Ada juga potensi dari
Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) 28 MW.
Selain potensinya yang besar, kajian Ea Energy
Analyses itu menyebutkan, penyinaran matahari di NTB setiap jamnya bisa konstan
sepanjang tahun. Apalagi, periode Mei hingga Oktober. Pada musim itu, matahari
bersinar paling konstan. "Radiasi matahari di NTB sepanjang tahun konstan,"
kata Konsultan Ea Energy Alberto Dalla Riva, di Jakarta, Kamis (13/12).
Konsultan perusahaan jasa profesional asal Inggris
KPMG Bjarne Bach juga menyatakan PLTS baik yang dipasang di atap atau tidak,
memiliki tingkat kerusakan terendah dibandingkan pembangkit lainnya. Ini
karena, teknologinya lebih sederhana. "Tingkat kerusakannya hanya sekitar
7-14%," kata dia.
Di sisi lain, meski memiliki potensi besar,
kapasitas pembangkit listrik berbasis sinar surya yang sudah ada di NTB hanya 1
MW. Itu pun PLTS Atap. Pembangkit listrik lainnya yang sudah beroperasi adalah
Mikro Hidro dengan kapasitas 14 MW.
Manager Perencanaan Sistem PT Perusahaan Listrik
Negara (PLN) (Persero) Gede Loka mengatakan ke depan pihaknya akan
mengemabangkan pembangkit listrik EBT guna mendorong bauran energi. Namun, PLN
belum memastikan perusahaan yang akan berkolaborasi dalam pembangunan proyek
ini.
PLN juga belum bisa memastikan target kapasitas
pembangkit EBT yang akan dicapai. "Tentunya kami ingin ada pembangkit
energi terbarukan lebih banyak ke depannya," kata Loka.
Sementara itu, Danis Energy Agency (DEA), Dewan
Energi Nasional (DEN) dan beberapa industri di sektor kelistrikan telah
memperkirakan biaya investasi proyek EBT dengan asumsi teknologi yang
digunakan. Investasi PLTP US$ 4,5 per MW. Investasi PLTBm yaitu US$ 2.5 per MW.
Sedangkan, nilai investasi PLTB US$ 1.8 per MW. Investasi PLTS US$ 1.25 per MW.
Nilai investasi PLTMh US$ 1.9 MW.
Dampak kemajuan IPTEK bagi kehidupan
sosial, ekonomi, budaya :
1. Bidang
Ekonomi
Terdapat pengaruh positif :
- Produktivitas dunia industri semakin meningkat kemajuan teknologi akan meningkatkan kemampuan produktivitas dunia industri baik dari aspek teknologi industri maupun pada aspek jenis industri
- Pertumbuhan ekonomi akan semakin meningkat
- Pekerja menambah skill dan pengetahuan yang dimiliki
- Membuka lapangan kerja
- Berkembangnya internet banking, sms banking, dan e-commerce
Pengaruh negatif :
- Terjadinya pengangguran bagi tenaga kerja yang tidak memiliki kualivikasi yang sesuai dengan yang dibutuhkan.
- Sifat konsumtif sebagai akibat kompetisi yang ketat pada era globalisasi akan juga melahirkan generasi yang secara moral mengalami kemerosotan, konsumtif, boros, dan memilih jalan pintas yang instan.
Contoh :
Dengan adanya IPTEK, hasil alam
daerah-daerah dapat dijual kepada daerah lain yang membutuhkan demi
pertumbuhan ekonomi daerah tersebut dan pemenuhan kebutuhan daerah lain.
Dengan adanya IPTEK, suatu daerah yang memiliki
sumber daya alam yang besar dapat menjadi lapangan pekerjaan.
2. Bidang
Sosial
Pengaruh Positif :
Pengaruh Positif :
- Dengan adanya kemajuan teknologi, dapat memepermudah komunikasi antar manusia dari suatu tempat ke tempat lain sehingga dapat mempersatukan meskipun berada di tempat yang berbeda.
- Sosialisasi kebijakan pemerintah dapat lebih cepat disampaikan kepada masyarakat serta informasi yang ada dimasyarakat dapat langsung dipublikasikan dan diterima oleh masyarakat.
Pengaruh Negatif :
- Dengan makin pesatnya komunikasi, membuat bentuk komunikasi berubah. Yang asalnya berkomunikasi secara langsung menjadi tidak lagi sehingga hal ini dapat menyebabkan hampa dan tidak ada nilai kebersamaan.
- Dapat membuat seseorang menjadi individualis. Ia jarang bergaul dengan orang – orang disekitarnya sehingga kurangnya rasa persatuan dalam dirinya terhadap masyarakat lain.
- Terjadinya kemerosotan moral di kalanganwarga masyarakat misalnya kemajuan kehidupan ekonomi yang terlalu menekankan kepada upaya pemenuhan berbagai keinginan material dapat memecah persatuan antara masyarakat dikarenakan kecenderungan seseorang untuk memenuhi keinginannya dalam mencoba hal – hal baru secara maksimal.
3. Bidang
Budaya
Ilmu pengetahuan dan teknologi sangat besar
pengaruhnya dalam kehidupan berbudaya. Teknologi sendiri dapat muncul dari ilmu
pengetahuan yang selalu berkembang dari zaman ke zaman.
Pengaruh Positif :
Dampak positif dalam pembentukan kebudayaan salah
satunya adalah semakin berkembangnya daya pikir individu dalam suatu bidang,
baik itu dalam bidang ekonomi, politik, pendidika, dan sebagainya. Selain itu,
kemampuan individu dalam mencari informasi atau mengumpulkan data untuk bahan
diskusi dapat mereka dapatkan dengan cara cepat dan akurat melalui media yang
berbasi teknologi.
Pengaruh Negatif :
Penyalahgunaan media teknologi sebagai sarana
pencarian hal – hal yang tidak ada hubungannya dengan ilmu pengetahuan. Hal itu
dapat membentuk kebudayaan yang rendah akan moral dan sumber daya manusia yang
tidak berkualitas.
Contoh :
Masyarakat Indonesia bagian timur dapat mencari melalui internet
kebudayan – kebudayan lain seperti tarian daerah.
Dari dampak diatas, dapat disimpulkan bahwa pengaruh IPTEK dalam beberapa
bidang kehidupan tergantung dari kemampuan individu dalam menilai dampak yang
ditimbulkan pada dirinya sendiri maupun dalam masyarakat. Jika seseorang dapat
mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi dengan sebaik – baiknya, maka bangsa
ini akan menjadi bangsa yang maju dan nerdasarkan aturan dan moral yang
seharusnya.
Daftar Pustaka:
No comments:
Post a Comment